Seize your Inheritance

“And from the days of John the Baptist until now the kingdom of heaven suffers violence, and the violent take it by force.” Matthew 11:12 NKJV

Kitalah yang disebut sebagai “the violent”, yaitu orang yang kuat. Ketahuilah bahwa Tuhan kita bukanlah Tuhan yang lemah melainkan Tuhan yang kuat. Tahun ini bukan untuk orang yang pasif. Kita ditentukan sebagai orang-orang yang lebih dari pemenang atau penakluk (conquerors). 

Kita mau belajar dari kitab Yoshua (the book of conquest, the book of power) di mana ada 3 kota yang direbut dengan kekuatan.

Yosua 15:13-19 “Tetapi kepada Kaleb bin Yefune diberikan Yosua sebagian di tengah-tengah bani Yehuda itu, yakni Kiryat-Arba, seperti yang dititahkan TUHAN kepadanya; Arba ialah bapa Enak. Itulah Hebron.

Dan Kaleb menghalau dari sana ketiga orang Enak, yakni Sesai, Ahiman dan Talmai, anak-anak Enak. Dari sana ia maju menyerang penduduk Debir. Nama Debir itu dahulu ialah Kiryat-Sefer. Lalu berkatalah Kaleb: “Siapa yang menggempur Kiryat-Sefer dan merebutnya, kepadanya akan kuberikan Akhsa, anakku, menjadi isterinya.” Dan Otniel, anak Kenas saudara Kaleb, merebut kota itu; lalu Kaleb memberikan kepadanya Akhsa, anaknya, menjadi isterinya. Ketika perempuan itu tiba, dibujuknya suaminya untuk meminta ladang kepada ayahnya. Maka turunlah perempuan itu dari keledainya, lalu berkatalah Kaleb kepadanya: “Ada apa?” Jawabnya: “Berikanlah kepadaku hadiah; telah kauberikan kepadaku tanah yang gersang, berikanlah juga kepadaku mata air.” Lalu diberikannyalah kepadanya mata air yang di hulu dan mata air yang di hilir.”

Kota yang pertama adalah: Kiryat-Arba/Hebron artinya fellowship, asosiasi, the loving friend. 

Asosiasi saudara menentukan masa depan saudara. Hati-hati dengan siapa saudara bergaul; bergaulah dengan orang yang bijak, janganlah bergaul dengan orang yang cepat marah. Siapa yang kau kagumi begitulah engkau akan jadi. Untuk itu bergaulah akrab dengan Tuhan dan Firman-Nya.

Kiryat-Arba, atau Hebron adalah tempat para raksasa (giants). Saudara dan saya adalah giants’ slayers. Ada pepatah yang berkata “insanity is doing the same thing again and again but expecting different results”. Kita adalah generasi penerobos!

Kaleb artinya anjing (dog). Satu hal kita tahu dari anjing adalah kesetiaannya (loyalty). Tidak banyak orang yang setia pada jaman sekarang ini. 

L I G H T.

L – Loyalty

I – Integrity

G – Generosity

H – Humility

T – Truth

Rebutlah Hebron! Ada tokoh-tokoh penting Alkitab lainnya yang pernah tinggal di Hebron, yakni Abraham (friend of God) dan Daud (a man after God’s own heart). Hebron adalah city of grace, dan gereja adalah city of grace.

Kota yang kedua adalah: Kiryat-Sefer, yang dahulu bernama Debir. Arti dari nama kota ini adalah the city of the Book (Book di sini punya arti: the mind of Christ), the speaker (apa yang keluar dari mulut kita), atau sanctuary. 

Tundukkanlah “mind” kita kepada mind of Christ. Buang segala pikiran-pikiran yang jahat. 

Nama Akhsa mempunyai arti “ankle chain”. Ini mempunyai arti the grace of God, Tuhan lah yang membuat langkah kita menjadi indah.

Yesaya 52:7 Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!”

Nama Otniel mempunyai arti “lion of God”. Di sini kita dapat melihat bagaimana seorang giant slayer (Kaleb) mencari menantu yang adalah city taker, bukan city dweller.

Hakim-hakim 3:7-11 “Orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, mereka melupakan TUHAN, Allah mereka, dan beribadah kepada para Baal dan para Asyera. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel, sehingga Ia menjual mereka kepada Kusyan-Risyataim, raja Aram-Mesopotamia dan orang Israel menjadi takluk kepada Kusyan-Risyataim delapan tahun lamanya. Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN, maka TUHAN membangkitkan seorang penyelamat bagi orang Israel, yakni Otniel, anak Kenas adik Kaleb. Roh TUHAN menghinggapi dia dan ia menghakimi orang Israel. Ia maju berperang, lalu TUHAN menyerahkan Kusyan-Risyataim, raja Aram, ke dalam tangannya, sehingga ia mengalahkan Kusyan-Risyataim. Lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya. Kemudian matilah Otniel anak Kenas.”

Tahun ini bukanlah hanya tahun expansi tetapi juga tahun double portion. 

Kota yang ketiga adalah: Timnat-Serah di pegunungan Efraim.

Yosua 19:49-51 “Setelah orang Israel selesai membagikan negeri itu menjadi milik pusaka mereka menurut daerah-daerahnya, maka kepada Yosua bin Nun diberikanlah milik pusaka di tengah-tengah mereka. Sesuai dengan titah TUHAN, mereka memberikan kepadanya kota yang dimintanya, yakni Timnat-Serah di pegunungan Efraim. Kota itu dibangunnya dan menetaplah ia di sana. Itulah milik pusaka yang diperundikan di antara suku-suku orang Israel di Silo oleh imam Eleazar, oleh Yosua bin Nun dan oleh para kepala kaum keluarga di hadapan TUHAN di depan pintu Kemah Pertemuan. Demikianlah diselesaikan mereka pembagian negeri itu.”

Timnat-Serah mempunya arti: the city of the sun, portion of the Son, and abundant portion. Matahari memberikan kehidupan, seperti Tuhan Yesus yang memberikan kehidupan kepada umat manusia. Arti dari nama Yosua adalah Yahweh is Salvation. Arti nama Nun adalah ikan (fish). Arti dari Efraim adalah tumpukan reruntuhan (double ash heap), atau double fruitfulness.

Tuhan dapat merubah reruntuhan menjadi fruitfulness. Di dalam Yesus kesesakkan diganti menjadi suka cita.

This is the year of double fruitfulness!

Tags:
No Comments

Post A Comment